Breaking

Selasa, 28 April 2020

Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Usia Paud

Bunda pastinya menginginkan anaknya menjadi yang terbaik. Pada saat orang tua ingin menjadikan anaknya yang terbaik.

Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Usia Paud

Maka dari itu, perlunya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebenarnya diperlukan sekali. Selain itu, bukan hanya orang tua harus memasukkan anak ke PAUD melainkan orang tua perlu memberikan asupan makanan bergizi dan minuman bernutrisi. Minuman yang bernutrisi dan kaya akan kandungan baik untuk tubuh adalah susu morinaga platinum.

Bagi orang tua yang ingin menjadikan anak sebagai generasi yang cerdas, maka bisa juga orang tua menanamkan nilai budi luhur di dalam kehidupannya.

Bisa dicontohkan anak ini adalah tunas tumbuhan maka untuk tumbuh dan berkembang perlu pemeliharaan dan perawatan yang sangat khusu dari penanamnya. Maka dari itu, saat ingin anak bertumbuh dan berkembang menjadi generasi emas orang tua mampu memberikan nutrisi yang terbaik melalui susu morinaga platinum.

PAUD sendiri memberikan pengajaran yang sangat bagus untuk tumbuh kembang anak. Memang didasarkan PAUD ini memberikan pembelajaran dasar sebelum anak masuk ke jenjang TK.

Tetapi, dalam PAUD pembelajaran tidak seserius pembelajaran di SD, karena PAUD ini menggunakan pembelajaran sambil bermain.

Tentunya, orang tua juga harus memantau anak dalam pembelajaran. Tidak hanya memberikan pembelajaran melalui PAUD saja melainkan di rumah orang tua juga harus memberikan pembelajaran sambil bermain. Hal tersebut bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak menjadi generasi emas.

1. Huruf

Jenis pembelajaran yang ada di PAUD untuk tumbuh kembang anak adalah huruf. Di dalam PAUD guru atau pembimbing akan mengajarkan anak-anak mengenai 26 huruf tetapi dibelajarkan ke anak-anak melalui media permainan.

Tidak hanya itu, mungkin pada saat di rumah Bunda bisa mengajarkan anak-anak mengenai huruf. Bisa diambil dalam hal sederhana adalah Bunda mengajarkan anak untuk menulis namanya sendiri dan menghubuhngkan huruf dengan bunyi. Hal itu sangatlah sederhana tetapi sangat menstimulus otak anak untuk peka dan cepat tanggap.

2. Warna, Bentuk, dan Objek

Jenis pembelajaran di PAUD mengenai warna, bentuk, dan objek. Pada saat pembelajaran di PAUD mengenai warna, bentuk, dan objek tentunya guru atau pembimbing membawa benda-benda yang bisa dijadikan sebagai media belajar anak.

Bunda juga bisa mencontoh hal ini untuk menjadi pembelajaran di rumah. Bunda bisa menunjuk suatu benda dan menanyakan warna dari benda tersbeut. Tidak hanya itu saja, Bunda bisa menyuruh anak untuk memegang benda yang telah disebutkan oleh Anda.

3. Berhitung Angka

Dalam kegiatan belajar dan mengajar di PAUD, guru atau pembimbing mengajarkan anak mengenai berhitung angka. Guru atau pembimbing mengenalkan angka mulai dari 0 hingga 10. Bunda juga sebenarnya bisa mengajarkan tentang berhitung angka dalam konsepnya bisa mengajarkan anak melalui nyanyian.

4. Menggambar dan Menggunting 

Dalam pembelajaran PAUD, guru atau pembimbing memberikan pengajaran melalui sistem motorik anak. Cara pembelajaran sistem motorik yang ada di PAUD adalah dengan menggambar dan menggunting. Bunda juga bisa menyediakan kertas origami di rumah yang sudah digambar dan suruhlah anak untuk mengguntingnya sebaik mungkin.

5. Bersosialisasi

Pembelajaran di dalam PAUD, guru ataupun pembimbing tidak hanya mengajarkan untuk tanggap saja. Melainkan ada pembelajaran untuk bersosialisasi dengan orang-orang. Orang tua yang ingin menerapkan pembelajaran sosialisasi ini bisa dimulai dengan memberikan beberapa aturan kecil agar dilakukan dengan baik oleh anak.

Begitulah sedikit gambaran pembelajaran di PAUD yang bisa diterapkan oleh Bunda sebagai salah satu cara untuk menjadikan anak sebagai generasi emas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox